Cerita Inspirasi

Nama               : Habibah

NRP                : G14100056

Laskar             : LASKAR 11

Ketika saya SMA, saya bersekolah di SMAN 2 Bogor. Hari pertama masuk sekolah diadakan Masa Orientasi Siswa (MOS). Kakak-kakak osis memberikan tugas-tugas yang harus dikerjakan untuk besok. Tugas-tugas diberikan dengan kata-kata kiasan agar kita menebaknya terlebih dahulu. Tugas-tugasnya antara lain: membuat tas gendong yang terbuat dari kardus, membawa beberapa makanan,  memakai atribut, dan lain-lain. Selain tugas ada juga beberapa persyaratan yang harus saya lakukan. Seperti datang ke sekolah sebelum pukul 5:43:21 dan harus naik kendaraan umum.  Jarak antara rumah saya ke sekolah cukup jauh, sehingga ayah saya memutuskan untuk mengantarkan saya sampai ke sekolah. Mendekati jalan menuju sekolah saya menunduk dan bersembunyi agar tidak ketahuan. Ketika saya diturunkan dari mobil, ternyata saya telah dibuntuti oleh motor kakak osis yang sedang berjaga di sepanjang jalan sekolah. Saya yang sudah ketahuan merasa takut dan gugup. Kakak-kakak osispun meminta kepada kami yang merasa tadi diantar untuk maju ke depan teman-teman kami. Sayapun memutuskan untuk maju dengan cemas memikirkan hukuman apa yang akan diberikan kepada saya. Dari sekian banyak plat kendaraan yang disebut, hanya ada sekitar 8 orang yang berani maju untuk ke depan. Akhirnya apa yang saya cemaskan salah, kakak osis tidak memberikan hukuman kepada kami yang maju, melainkan memberikan hadiah berupa tanda tangan dari mereka atas keberanian kami untuk mempertanggungjawabkan kesalahan kami.

Comments